Sabtu, 25 September 2021

Hal Ikhwal Archiving Policy di Jurnal Ilmiah

 Yth. Bapak dan Ibu Pengelola Jurnal,

 

 
Setelah paparan saya tentang Sepuluh Alasan kenapa ada Rejection dan Embargo DOAJ terhadap Jurnal Berikut ini adalah satu masalah yang menjadi pertimbangan jurnal kesulitan untuk diterima di DOAJ yaitu masalah Archiving Policy di Jurnal ilmiah. seperti di sebutkan di https://doaj.org/apply/transparency/

eJurnal Universitas Terbuka



eJurnal Universitas Terbuka, merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Terbuka yang memuat hasil penelitian ilmiah berupa kajian, baik secara teori maupun empiris bagi para peneliti UT maupun kontributor dari Luar UT.

list:

JOM is a media of information and communication for practitioners, researchers, and academics who are involved and pay attention to the development of the organization and management. Published by the Institute for Research and Community Service, Open University.

Merupakan media informasi dan komunikasi para praktisi, peneliti, dan akademisi yang berkecimpung dan menaruh minat serta perhatian pada pengembangan Matematika, ilmu pengetahuan dan teknologi. Diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Terbuka.

Jumat, 24 September 2021

Jalan Internasionalisasi Jurnal dengan indexing DOAJ

What is DOAJ?
Directory of Open Access Journals (DOAJ) atau Direktori Jurnal Akses Terbuka adalah situs web yang mencantumkan daftar jurnal akses terbuka, dikelola oleh Infrastructure Services for Open Access (IS4OA). Proyek ini mendefinisikan jurnal akses terbuka sebagai jurnal ilmiah dan keilmuan yang memenuhi standar kualitas tinggi melalui penelaahan sejawat atau kontrol kualitas editorial serta "menggunakan model pendanaan yang tidak mengenakan biaya kepada pembaca atau institusi mereka untuk mengaksesnya“.

Rabu, 22 September 2021

[New Update 2021) 8 Kriteria Ideal Inklusi Jurnal terindeks SINTA

Yth. Bapak dan Ibu Pengelola Jurnal.

Alhamdulillah setelah beberapa waktu web ARJUNA http://arjuna.ristekbrin.go.id/ belum bisa diakses, sekarang ini sudah bisa diakses dan jika kita sudah mendaftarkan jurnal kita ke web ARJUNA, kita bisa masuk ke bagian Instrumen Evaluasi Diri yang tertuliskan pada bagian ini “Keputusan Dirjen DIKTI Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 106/E/KPT/2021 tentang Pedoman Akreditasi Jurnal Ilmiah. Jika kita bandingkan dengan model penilaian akreditasi sebelumnya kita bisa melihat naiknya penilaian pada bagian-bagian tertentu terutama untuk tujuan internasionalisasi Jurnal.

Minggu, 19 September 2021

Mengenal Scopus dan alur publikasi naskahnya

Yth. Bapak dan ibu Pengelola Jurnal

Presentasi kali ini tidak akan memperpanjang perbicaraan tentang pro dan kontra indexing scopus tapi lebih ke pengalaman saya sebagai editor in chief REGISTER JOURNAL, jurnal Sinta 2 dan pengalaman saya sebagai pengajar di IJIMS School of Journal sehingga kita sebagai penulis bisa memiliki gambaran jika ingin publish di jurnal nasional, jurnal internasional dan jurnal internasional bereputasi yaitu scopus dan web of science. Sebenarnya selain Scopus dan WoS ada ERIC untuk dunia Pendidikan, ada PubMed untuk bidang kedokteran dan Kesehatan. Jadi Scopus dan WOS bukan harga mati. Berikut ini PPT nya yang bisa di-unduh gratis via: https://zenodo.org/record/4484135#.YUZlAuzivIU

Kriteria Mendaftarkan Jurnal ke DOAJ

Directory of Open Access Journals (DOAJ) atau Direktori Jurnal Akses Terbuka adalah situs web yang mencantumkan daftar jurnal akses terbuka, dikelola oleh Infrastructure Services for Open Access (IS4OA). Proyek ini mendefinisikan jurnal akses terbuka sebagai

1.jurnal ilmiah dan keilmuan yang memenuhi standar kualitas tinggi

2.melalui penelaahan sejawat atau kontrol kualitas editorial

3.serta "menggunakan model pendanaan yang tidak mengenakan biaya kepada pembaca atau institusi mereka untuk mengaksesnya“.

Tata Kelola Jurnal menuju Sukses Akreditasi jurnal

Kebutuhan jurnal ilmiah terakrditasi dan internasional bereputasi saat ini terus meningkat seiring dengan kebijakan kelulusan magister, dan kenaikan jabatan dosen dari lektor sampai guru besar harus menerbitkan artikel di jurnal ilmiah terakreditasi maupun jurnal internasional. Peningkatan kualitas dan kuantitas jurnal terakreditasi nasional dan jurnal internasional bereputasi ini menjadi sesuatu yang penting dalam rangka mewujudkan perguruan tinggi menjadi universitas riset. Peningkatan kualitas jurnal ini menjadi penting karena menjadi media diseminasi untuk proses hilirisasi hasil-hasil penelitian. 

Disamping peningkatan jumlah dan kualitas riset, perlu dikembangkan juga media publikasi ilmiahnya agar artikel-artikel yang dihasilkan dari riset tersebut tidak semuanya diajukan ke jurnal di luar negeri saja, tetapi juga didiseminasi di jurnal-jurnal yang diterbitkan di Indonesia.