Tampilkan postingan dengan label WoS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label WoS. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 November 2021

Apakah ESCI Web of Science?

 Apa yang dimaksud dengan  Emerging Sources Citation Index?

Emerging Sources Citation Index  (ESCI) diluncurkan pada akhir 2015 oleh Thomson Reuters sebagai database baru di Web of Science. Sekitar 3.000 jurnal dipilih untuk diliput saat peluncuran, mencakup berbagai bidang studi. Sejak 2017 indeks telah diproduksi oleh Clarivate Analytics.

The Emerging Sources Citation Index bertujuan untuk memperluas cakupan publikasi di Web of Science untuk memasukkan publikasi peer-review berkualitas tinggi. Ini memastikan penelitian penting terlihat di Web of Science Core Collection meskipun belum diakui secara internasional.

Apa persyaratan untuk pengindeks-an?

Rabu, 27 Oktober 2021

Lembaga Pengindeks yang internasional bereputasi itu bukan hanya SCOPUS

 Bapak dan ibu pengelola Jurnal, 

Lembaga Pengindeks yang internasional bereputasi itu bukan hanya SCOPUS tapi ada satu lagi yang jarang dibicarakan di Indonesia yaitu WoS atau Web of Science. Berikut ini adalah PPT retceh tentang hal ikhwal indeksasi WoS dan sedikit pengalaman bisa mengindeks jurnal ke ESCI WoS dan apa manfaat di balik itu semua dan update paling gres yaitu (Update 2021) Link URL Mendaftarkan jurnal ke WoS Publisher Portal. Sekarang ini kalo mendaftarkan jurnal ke WoS itu masuknya  ke  WoS Publisher Portal yaitu: https://clarivate.com/webofsciencegroup/support/wospublisherportal/

kemudian ada 2 link yang harus dibuka dan isi oleh pejabat kampus disebutkan apa jabatan dan dibuktikan dengan email lembaga, jadi bukan pengelola jurnal. satu akses ini nantinya untuk semua jurnal yang mau apply ke WoS

Senin, 25 Oktober 2021

Belajar OJS Seri 13 : Manajemen Naskah dari Submit sampai Publish di OJS 2

Kali ini tema #BelajarOJS akan membahas seputar manajemen naskah, dari submit sampai dengan publish, utamanya di platform OJS 2. Pembahasaan manajemen naskah kali ini istimewa karena secara spesifik akan mengupas bagaimana sebuah proses manajemen naskah yang rapi dan sesuai dengan aturan akreditasi maupun etika publikasi baik nasional maupun internasional. Narasumber kita kali ini adalah bapak Faizal Risdianto,S.S.,M.Hum, yang merupakan editor-in-chief Register Journal (journalregister.iainsalatiga.ac.id). Sebagaimana yang kita ketahui bahwa Register Journal dari IAIN Salatiga ini, sejak 2019 lalu sudah terindeks Sinta 2, ACI, dan Web of Science.

Rabu, 20 Oktober 2021

Pengalaman ARCHIVES OF PLASTIC SURGERY apply ke WoS SCIE

ARCHIVES OF PLASTIC SURGERY telah mengajukan dua kali untuk status SCIE, tetapi sejauh ini gagal. Pada bulan Maret 2012, dua alasan yang diberikan untuk tidak diterima adalah keragaman internasional yang tidak memadai di antara penulis dan terlalu sedikit kutipan dari jurnal SCIE.

Jumat, 15 Oktober 2021

Jurnal Kapal Perang vs Jurnal Kapal Dagang

Pixabay LicenseUntuk digunakan gratis, Tidak ada atribut yang di perlukan


Pernah ada pembicaraan menarik di kalangan pengelola jurnal dengan topik “Kapal Perang vs kapal Dagang”. Tipe pertama yaitu jurnal "Kapal Perang" adalah metafora untuk menggambarkan pengelolaan jurnal yang
 super idealis yang dalam istilah kami di PTKIN mulai popular dengan istilah “Jihadis Jurnal”. Pengelola tipe ini berjibaku, habis-habisan mengelola jurnal tanpa memikirkan honor atau bayaran. Ini tipe Ikhas Lillahi Ta’ala. Tetapi fenomenanya ada pengelola tipe Kapal perang ini yang mengaku terang-terangan bahwa dia sering diabaikan atau dipinggirkan tetapi sekaligus dibutuhkan oleh pihak kampusnya. 

Kamis, 07 Oktober 2021

The Focus Group Discussion of Psikohumaniora Journal Goes to Scopus and Web of Science.


Located at the Laras Asri Hotel Salatiga, Saturday - Sunday (17-18/10/2020), the Psikohumaniora Journal editorial journal team held an FGD with the theme of technical preparation for a reputable international journal.

The event was attended by Dr. Baidi Bukhori, M.Si (Editor in Chief), Prof. Dr. Syamsul Ma'arif, M.Ag. (Dean of Fakultas Psikologi dan Kesehatan UIN Walisongo, Faizal Risdianto, M.Hum. (Editor in Chief of Register Journal of IAIN Salatiga), Drs. Arif Subiyanto, M.A. (UM), and Helmi Suyanto (Rumah Jurnal of UIN Walisongo).

Rabu, 06 Oktober 2021

Four important points of Internationalizing a Journal

 

In the era of scholarship, reputable scientific journals should have four points: scholar registration, scholarly certification and recognition; dissemination of scholarship to the public; and academic documentation. 
Di era kecendekiaan, jurnal ilmiah bereputasi hendaknya memiliki empat poin, yaitu: registrasi kecendekiaan; sertifikasi dan rekognisi kecendekiaan; diseminasi kecendekiaan kepada khalayak; dan dokumentasi kecendekiaan. 
This was conveyed by the Chief Editor of the IJIMS Journal, Prof. Dr. Zakiyuddin Baidhawy, M.Ag, at the Journal Internationalization Workshop, Monday-Tuesday (14-15/12/2020) at Laras Asri Resort and Spa.

Minggu, 03 Oktober 2021

Memahami Kriteria Web of Science Core Collection

Bagi banyak penerbit jurnal ilmiah, mengindex-kan jurnal mereka ke Web of Science Core Collection adalah salah satu tujuan pengindeksan teratas mereka. Web of Science (WoS) adalah salah satu database kutipan global terbesar dan paling terkemuka. Koleksi Inti-nya WoS mencakup enam indeks kutipan dalam sains, ilmu sosial, seni dan humaniora, dan secara kolektif berisi lebih dari satu miliar kutipan yang dapat dicari yang mencakup lebih dari 250 disiplin ilmu. WoS unik karena mengindeks semua metadata dalam setiap hasil penelitian yang dimilikinya, termasuk setiap referensi yang dikutip, menciptakan hubungan antara penelitian yang diindeks dan literatur ilmiah yang lebih luas. Pengindeksan WoS dapat meningkatkan kemampuan menemukan jurnal dan juga merupakan proses awal untuk mendapatkan Faktor Dampak Jurnal (Journal Impact Factor).

Kamis, 30 September 2021

Explore the Web of Science Publisher Portal

How do I request access to the Web of Science Publisher Portal?

Access to the Web of Science™ Publisher Portal is governed by a 2-step process.

1 – Create a user account

If you are a user of other Clarivate™ products and services such as the Master Journal List™, Publons™, InCites™ or endNote™, you may use the same email address and password to log into the Publisher Portal. If you do not have a Clarivate account you can register on this page. Note that the email address you use to create your account will be used to verify your connection to the publisher. Please use an email address for the publishing organization.

Selasa, 28 September 2021

(Update 2021) Link URL Mendaftarkan jurnal ke WoS Publisher Portal

 Bapak dan ibu pengelola Jurnal, 

Sekarang ini kalo mendaftarkan jurnal ke WoS itu masuknya  ke  WoS Publisher Portal

https://clarivate.com/webofsciencegroup/support/wospublisherportal/

kemudian ada 2 link yang harus dibuka dan isi oleh pejabat kampus disebutkan apa jabatan dan dibuktikan dengan email lembaga dan ada website yang disitu menunjukkan jabatannya.

jadi bukan pengelola jurnal. satu akses ini nantinya untuk semua jurnal yang mau apply ke WoS



2 link itu ialah: 1. https://access.clarivate.com/login?app=wpp

2 https://support.clarivate.com/ScientificandAcademicResearch/s/publisher-portal-access-request?language=en_US

Yth. Bapak dan ibu Pengelola Jurnal

Berikut ini adalah Update 2021 atau  Info Terkini  Cara mudah Submit Jurnal ke Clarivate Web of Science: https://www.youtube.com/watch?v=Maycjw2HFY4 atau ke link URL ini:
https://www.jihadisjurnal.com/2021/09/link-url-mendaftarkan-jurnal-ke-wos.html




Tutorial memilih jurnal di SINTA, Scopus dan WoS berikut peringkatnya



LIST JURNAL SINTA 1-6 di web SINTA: https://sinta.ristekbrin.go.id/journals
Cek jurnal apakah sudah ada atau belum di Scopus: https://www.scopus.com/sources?zone=TopNavBar&origin=NO%20ORIGIN%20DEFINED
cek apakah jurnal sudah di Clarivate web of science atau belum: https://mjl.clarivate.com/home

Minggu, 19 September 2021

Mengenal Scopus dan alur publikasi naskahnya

Yth. Bapak dan ibu Pengelola Jurnal

Presentasi kali ini tidak akan memperpanjang perbicaraan tentang pro dan kontra indexing scopus tapi lebih ke pengalaman saya sebagai editor in chief REGISTER JOURNAL, jurnal Sinta 2 dan pengalaman saya sebagai pengajar di IJIMS School of Journal sehingga kita sebagai penulis bisa memiliki gambaran jika ingin publish di jurnal nasional, jurnal internasional dan jurnal internasional bereputasi yaitu scopus dan web of science. Sebenarnya selain Scopus dan WoS ada ERIC untuk dunia Pendidikan, ada PubMed untuk bidang kedokteran dan Kesehatan. Jadi Scopus dan WOS bukan harga mati. Berikut ini PPT nya yang bisa di-unduh gratis via: https://zenodo.org/record/4484135#.YUZlAuzivIU

Minggu, 12 September 2021

8 Ciri-Ciri Questionable Journals and Publishers

Berikut ini adalah 8 CIRI JURNAL PREDATOR dan 10 Kriteria Jurnal dan Publisher yang dianggap Questionable/predatory.

 8 CIRI JURNAL PREDATOR

1. Editorial Board-nya mencurigakan. Jumlahnya mungkin terlalu sedikit atau namanya susah dilacak. Kalau Anda ahli di bidang itu, tentu Anda kenal siapa saja ahli di bidang Anda. Orang-orang ini tidak Anda kenal.

2. Sebuah penerbitan memiliki banyak jurnal. Publisher A, misalnya, menerbitkan puluhan jurnal ini dan itu yang bahkan tidak saling terkait dari segi bidangnya.

3. Jurnalnya menyatakan bahwa akan terbit edisi sekian pada waktu yang akan datang, tetapi ternyata tidak pernah terbit.

Jumat, 10 September 2021

Journal's Struggle Towards achieving ESCI Web of Science Indexing

The experience of managing indexed journals on the ESCI Web of Science is quite enjoyable for me.

On the one hand, some people think that ESCI WoS is just indexing for the middle class like DOAJ, EBSCO, ACI, and some even say that ESCI WoS is half-hearted indexing that has not yet entered the core collections of the Web of Science. Core collections in this context are web of Science products already indexed in high class, namely SSCI, SCIE, and AHCI.

Jumat, 27 Agustus 2021

Kisah pengalihan ownership sebuah Jurnal

Kata orang bijak pada dasarnya semua manusia ingin keuntungan, tidak mau kerugian. Kemudian apa yang dia kerjakan tergantung informasi yang masuk dan ketetapan hati. Informasi itu info positif atau negative akan sangat berpengaruh. Kata orang bijak ini coba saya kaitkan dunia perjurnalan. Saya sudah beberapa kali dihubungi via e-mail dan telepon oleh para pedagang publikasi dari luar negeri. 

Seseorang mengirim e-mail ke official e-mail REGISTER JOURNAL dan dengan saya samarkan nama dan perusahaannya kalimatnya bisa saya share seperti ini:

Dear Editor/ Publisher,

Hope you’re doing well ….!!
I am xxxxxxxx, from xxxxxx GROUP, an eminent publishing company that has been serving the scientific society for more than 3 years. This mail is regarding a business proposal, we are interested to invest in purchasing high quality journals that have high reputation.
May I kindly know your interest towards selling of journal? Also, please let me know your expectations.  Hope you are the best person for this discussion - If not, could you please provide me the contact details.
Name:
Mail ID:
Looking forward to hear from you.

Minggu, 22 Agustus 2021

7 Jurus Tata kelola jurnal menuju Akreditasi Nasional

 Yth. Bapak dan Ibu Pengelola Jurnal. 

Berikut ini adalah pengamatan dan pengalaman saya tentang 7 hal yang sebaiknya diwujudkan untuk mewujudkan tata kelola jurnal menuju akreditasi Nasional:

1.  Team work yang solid dan berkesinambungan.

Kerja pengeloaan jurnal bukanlah pekerjaan yang ringan. Kerja ini memerlukan sinergi yang solid dan berkesinambungan antara author, editor, reviewer, team OJS dan IT. Jika editor berhenti menyunting, reviewer tidak memberi masukan dan kritik terhadap manuscript yang dikimkan dan author tidak mau merevisi naskah setelah mendapat masukan editor dan reviwer sudah tentu kualitas artikel yang sedang diproses tidak akan high quality tapi asal-asalan hasilnya.

Selasa, 17 Agustus 2021

Pertama dipaksa tapi lama-lama Mencintai

 Pengalaman di dunia perjurnalan yang saya alami cukup unik. Tahun 2015 mendadak Bi-idznillah saya ditakdirkan menjadi Editor in Chief  Jurnal. Waktu itu saya dalam perjalanan ke Kampus dari Solo ke Salatiga dan dapat telpon dari Bapak Ketua STAIN (Sekarang IAIN) Salatiga waktu itu yaitu Bapak Dr. H. Rahmat Hariyadi, M.Pd. Saya agak khawatir karena pesan dalam telpon hanya diminta menghadap Beliau. Bayangan saya adalah kesalahan apa yang saya langgar sehingga dipanggil mendadak. 

Setelah berjumpa di ruangan beliau ternyata saya diminta dengan sangat dan hormat alias “dipaksa” untuk menjadi Editor in Chief REGISTER JOURNAL. Saya agak kaget waktu itu karena nggak punya bayangan sama sekali tentang workflow kerja jurnal. Sebelum itu saya jadi editor tapi hanya mengedit satu artikel setiap semester. Sebagai  penggemar otak-atik Blogspot dan Wordpress, awal-awal saya nggak begitu suka dengan tampilan OJS yang tidak User Friendly.  Pada saat itu saya banyak  diajari oleh Ibu Noor Malihah, Ph.D dari jurnal IJIMS yang sudah terakreditasi A waktu itu dan sudah banyak belajar OJS dengan Pak Saptoni dari Jurnal Al-Jamiah, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta.

Pengalaman Jurnal yang sudah terindeks di Microsoft Academic

Microsoft_Academic merupakan mesin pencari dan website yang khusus dirancang sebagai pusat data informasi kepustakaan, rujukan serta publikasi ilmiah yang mudah diakses khalayak secara free, dikembangkan oleh oleh Microsoft Research. Website daring ini diluncurkan pada tahun 2016, dengan fasilitas pencarian  yang menampilkan struktur informasi dan system mesin pencari yang menawan. Menurut informasi situs Wikipedia, Microsoft Academic menampung  260  juta publikasi dan mayoritas atas kebanyakan dari publikasinya (sejumlah 88  juta) merupakan artikel jurnal ilmiah.

 

Minggu, 15 Agustus 2021

Begini rasanya diterima oleh Web of Science dan direject oleh Scopus

Jurnal ilmiah Online yang mulai dikenal di Indonesia sejak tahun 2014 sebenarnya asasnya sama saja dengan Jurnal Ilmiah versi cetak. Meminjam istilah di dunia Blogging dan Google Adsense, ”Content is the King” atau seperti apapun indah dan mind-blowing tampilan jurnal ilmiah baik versi Online maupun cetak, mutu substansi artikel adalah perkara yang paling utama.

 

Di satu sisi, ada persamaan asas tapi di sisi yang lain ada juga yang berbeda. Salah satunya adalah aspek penyebarluasan jurnal. Di era cetak versi print jurnal akan dikirimkan ke berbagai institusi dan kita akan meminta kepada institusi-institusi itu untuk mengirimkan via pos bukti tanda terima jurnal berikut stempel dan signature pejabat  yang berwenang yang telah menerima versi printed  jurnal dari kita. Nah berbeda dengan era sekarang dimana jumlah daily unique visitor pada statcounter pengunjung web-lah yang diperhatikan. Minimal 50 pengunjung unik yang berbeda IP address di jurnal kita. Contohnya Statcounter Jurnal ini.

 

Sabtu, 14 Agustus 2021

8 Kriteria Ideal Inklusi Jurnal terindeks SINTA

Yth. Bapak dan ibu Pengelola Jurnal Ilmiah

Berikut ini adalah ringkasan dan sedikit penjabaran saya mengenai delapan poin evaluasi diri jurnal di web ARJUNA sebagai pertimbangan penting agar sebuah jurnal bisa secara maksimal mendapatkan poin tertinggi di web akreditasi jurnal di ARJUNA. 

1. Penamaan Spesifik Jurnal Ilmiah.  Idealnya penamaan Jurnal Ilmiah harus Spesifik sehingga mencerminkan super spesialisasi atau spesialisasi disiplin ilmu tertentu. Skornya  bisa sampai 3.0. Jika terpaksanya nama jurnal sudah telanjur sama dengan jurnal yang lain seperti banyak jurnal di Indonesia bernama “Jurnal Pendidikan Islam” atau “Jurnal Tarbawi” atau “Jurnal Penelitian” sebaiknya tidak usah ganti nama tapi focus and scope jurnalnya diubah supaya distinctive, unique, superspesialis beda dengan jurnal lain yang namanya sama atau mirip-mirip.